Karakteristik Peserta Didik

 Nama : Miqdad Al Farisi 

NIM : 12001229 

Kelas : 4F 

KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK

Karakteristik peserta didik dapat di artikan sebagai keseluruhan pola kelakuan atau kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik sebagai hasil dari pembawaan dalam lingkungannya,sehingga akan menetukan aktivitasnya dalam mencapai cita-cita atau tujuan peserta didik itu sendiri.maka dalam pemahaman saya karakteristik peserta didik ialah suatu hal yang penting dalam menggali jati diri peserta didik mengenai materi-materi yang diberikan oleh pendidik( guru/ dosen) untuk memenuhi  pencapaian-pencapaian yang sudah ditentukan.
Karakteristik peserta didik juga mengarah pada totalitas kemampuan dan perilaku yang ada pada pribadi mereka sebagaimana hasil dari interaksi antara pembawaam dengan lingkungan sosialnya maka jika dikaitkan dalam kata lain karakteristik peserta didik ini memiliki latar belakang yakni pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik,pengalaman merupakan peristiwa atau fenomena-fenomena yang benar-benar pernah dialami oleh seseorang alhasil persentuhan antara alam dengan panca indra manusia, maka dengan adanya pengalaman tersebut memungkinkan seseorang menjadi tahu dan hasil dari tahu itu kemudian disebut dengan pengetahuan.
Karakteristik peserta didik merupakan aspek-aspek yang ada pada diri peserta didik dalam hal kemampuan umum,seperti ekspektasi terhadap pembelajaran dan ciri-ciri jasmani serta emosional siswa yang memberikan dampak terhadap keefektifan pembelajaran sehingga pemahaman atas karakteristik peserta didik ini akan dimaksudkan untuk mengenali ciri-ciri dari setiap peserta didik yang nantinya akan menghasilkan berbagai data diri.
Karakteristik peserta didik adalah suatu proses pembelajaran yang akan dapat berlangsungan secara efektif atau tidak,hal ini sangat ditentukan dan sangat diperhatikan oleh beberapa pemahaman tingkat tinggi pendidik tentang karakteristik yang dimiliki oleh peserta didik tersebut. Dalam pemahaman karakteristik peserta didik sangat menentukan hasil dari belajar yang akan dicapai,aktivitas yang akan dilakukan ,dan assesmen yang tepat bagi peserta didik maka dengan itu karakteristik peserta didik harus menjadi perhatian utama dan pijakan pendidik dalam melakukan seluruh aktivitas pembelajaran. Adapun bentuk karakteristik peserta didik meliputi beberapa poin yakni; Etnik,kultural,status sosial,minat,perkembangan kognitif,kemampuan awal,gaya belajar,motivasi,perkembangan emosi,perkembangan  sosial,perkembangan moral dan spiritual dan perkembangan motorik.Untuk itu selanjutnya mari kita bahas poin yang pertama yaitu:
1. Etnik
Pendidik dalam melakukan proses pembelajaran perlu memperhatikan jenis etnik apa saja yang ada pada kelasnya,etnik merupakan sebuah himpunan manusia (Subkelompok manusia)yang dipersatukan oleh suatu kesadaran atas kesamaan sebuah kultur atau subkultur tertentu,sementara suku bangsa merupakan sebuah kelompok manusia yang menggolongkan dirinya dengan sesamanya berdasarkan dengan garis keturunan yang masih mempunyai kesamaan yang merujuk pada sebuah ciri khas,seperti budaya,bahasa,agama atau kepercayaan dan prilaku.
Dalam sekolah dan kelas tertentu terdapat multi etnik/suku bangsa,seperti dalamsatu kelas kadang terdiri dari peserta didik etnik Jawa,Sunda,Madura,Melayu,Minang,dan Bali ,maupun etnik lainnya.Terkait data tentang keberagaman etnis dikelasnya menjadi informasi yang sangat berharga bagi pendidik dalam menyelenggarakan proses pembelajaran.Seorang yang menghadapi peserta didik hanya satu etnik di kelasnya,tentu saja tidak sesulit yang multi etnik.  
Dalam proses pembelajaran dengan peserta didik yang multi etnik maka akan melakukan interaksi dengan peserta didik di kelas tersebut perlu menggunakan bahasa yang dapat dimengerti oleh semua peserta didik nya.kemudian ketika guru memberikan contoh-contoh untuk memperjelas materi yang sedang dibahasnya maka hendaknya guru tersebut memberikan contoh yang dapat dipahami oleh semua siswa.
2. Kultural
Peserta didik sebagai anggota suatu masyarakat tentu saja memiliki budaya tertentu dan sudah menjadi barang tentu menjadi sebuah pendukung budaya tersebut, budaya yang ada pada masyarakat kita sangatlah beragam,seperti kesenian,kepercayaan,norma,kebiasaan dan adat istiadat. Peserta didik yang kita hadapi  mungkin berasal dari berbagai daerah yang tentunya memiliki  budaya yang berbeda-beda sehingga kelas yang kita hadapi menjadi kelas yang multicultural. Pendidikan yang multicultural memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a) Tujuannya membentuk” manusia budaya”dan menciptakan manusia berbudaya(berperadaban)
b) Materinya mengajarkan nilai-nilai luhur kemanusiaan ,nilai-nilai bangsa,dan nialai-nilai kelompok,etnis( kultural)
c) Metodenya demokratis,yang menghargai aspek-aspek perbedaan dan keberagaman budaya bangsa dan kelompok etnis ( multikulturalisme).
d) Evaluasinya ditentukan pada penilaian terhadap tingkah laku anak didik yang meliputi aspek persepsi,apresiasi,dan tindakan terhadap budaya lainnya.
3. Status sosial
Peserta didik pada suatu kelas biasanya berasal dari ststus sosial ekonmi  yang berbeda-beda, peserta didik dengan bervariasi status ekonomi dan sosianya menyatu untuk saling berinteraksi dan saling melakukan proses pembelajaran.
Namun hal ini tidak dapat dipungkiri terkadang dijumpai stsatus sosial ekonomi menjadi suatu penghambat bagi peserta didik dalam melakukan belajar secara kelompok,implikasi dengan adanya variasi suatu sosial ekonomi ini pendidik dituntut untuk mampu bertindak adil dan tidak diskriminatif.(pembatasan,pelecehan atau pengecualian).
4. Minat
Minat merupakan suatu sumber motivasi yang mendorong seseorang untuk melakukan kegiatan yang dipilihnya,dalam mniat belajar peserta didik memegang peran yang sangat penting,sehingga perlu untuk terus untuk di tumbuh kembangkan sesuai dengan minat yang di miliki seorsng peserta didik.
5. Perkembangan kognitif
Tingkat perkembangan kognitif yang dimiliki peserta didik akan mempengaruhi guru dalam memilih dan mengguanakan pendekatan pembelajaran,metode,media.dan jenis evaluasi.Adapun perkembangan intelektual sebagai berikut :
a) Bahwa perkembangan intelektual terjadi melalui tahap-tahap yang beruntun yang selalu terjadi dengan urutan yang sama.
b) Bahwa tahap-tahap perkembangan didefinisikan sebagai suatu cluster dari operasi mental(pengurutan,pengekalan,dan pengelompokan pembuatan hipotesis dan penarikan kesimpulan)
c) Bahwa gerak melalui tahap-tahap tersebut dilengkapi oleh keseimbangan (equilibration),proses pengembangan yang menguraikantentang interaksi antara pengalaman (asimilasi)dan struktur kognitif yang timbul (akomodasi). 
6. Kemampuan awal
Kemampuan awal peserta didik bersifat individual,artinya berbeda antara peserta didik satu dangan yang lainnya,sehingga untuk mengetahuinya juga harus bersifat individual,cara untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik dapat dilakukan melalui tes yaitu pre tes atau tes awal dan teknik non tes seperti wawancara. 
7. Gaya belajar
Gaya belajar dapat dikelompokan menjadi tiga yaitu visual (visual learners)auditif ( auditory learners)dan kinestetik(kinesthetic learners),dengan diketahui gaya belajar seperti ini yang dimiliki peserta didik ,maka akan berimplikasi terhadap model pembelajaran yang akan digunakan.
8. Motivasi
Motivasi timbul dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi instrinsik)dan terkadang motivasi itu sendiri muncul karena factor dari luar dirinya sendiri(motivasi ekstrensik).Seseorang memiliki motivasi tinggi atau tidak dalam belajarnya dapat terlihat dari tiga hal:
a) Kualitas keterlibatanya
b) Perasaan dan keterlibatan afektif peserta didik.
c) Upaya peserta didik untuk senantiasa memelihara/ menjaga motivasi yang dimiliki.


Referensi:
 https://bertema.com/jenis-karakteristik-peserta-didik-wajib-dipahami-guru

Komentar