Sistem Evaluasi

 Nama : Miqdad Al Farisi 

NIM : 12001229

Kelas : 4F 

SISTEM EVALUASI

    Dari sistem evalusi, banyak sekali mengandung arti karna ini bisa mengacu ke arah yang lebih menyeluruh baik dari segi Pendidikan, kehidupan maupun diri sendiri. Evaluasi ini sangat penting bagi kehidupan ataupun di dalam dunia kerja kita, karena jika tidak ada evaluasi kita tidak tau dimana letak kekurangan kita dalam sesuatu yang kita kerjakan. Bukan berarti kita mencari kesalahan dalam diri kita ataupun dalam diri orang lain tetapi bagaimana kita bisa mengambil penilaian ataupun pertimbangn tentang diri kita ataupun orang lain guna catatan bagi kita bagaimana kita melakukan kedepannya guna lebih untuk mencapai tujuan pembelajaran ataupun suatu kelompok. Selain kita mengetahui kekurangan kita dimana, kita juga mengetahui perbandingan dengan pesaing-pesaing kita yang akan pasti selalu ada pengoreksian antara kedua belah kelompok ataupun lebih yang akan berlomba-lomba mencapai tujuan Bersama tetapi mungkin dengan cara proses pencapaiannya itu yang berbeda, dari proses pencapaiannya itu akan menjadi perbandingan dari semua pesaing itu yang akan menjadi sebuah evaluasi bagaimana untuk enjadi proses yang lebih unggul lagi. Dan ini sangat mempengaruhi dalam kehidupan kita ataupun kinerja kita, bukan hanya untuk ke peserta didik kita ataupun anak kita nantinya tetapi evaluasi untukmke kita metode apalagi yang akan membuat peserta didik itu lebih cepat menangkan target pencapaian tersebut atau untuk peserta didik atau anak kita dari proses yang mereka lakukan bagaimana kita mengarahkan mereka mengoreksi mereka jika mereka ada yang menyimpang.

Pemahaman ahli tentang evaluasi pembelajaran 

Apa sebenarnya peringkat itu? Ada beberapa pendapat ahli tentang pentingnya penilaian pembelajaran. 

·         Arikunto

 Penilaian adalah proses pengumpulan data untuk menentukan bagaimana, bagaimana, dan di mana tujuan pendidikan dapat dicapai.

·         Lina Febriana 

 Evaluasi pembelajaran adalah  proses terus menerus mengumpulkan dan menafsirkan informasi untuk mengevaluasi keputusan yang dibuat untuk merancang  sistem pembelajaran.

·         Wringht

 Wringht dan kawan-kawan berpendapat bahwa penilaian pendidikan merupakan penilaian terhadap pertumbuhan dan kemajuan siswa menuju tujuan atau nilai-nilai yang  ditetapkan  dalam kurikulum.

            Evaluasi Pembelajaran merupakan suatu proses memilih taraf pencapaian tujuan pembelajaran yg sudah dipengaruhi sebelumnya melalui cara yg sistematis. Evaluasi pembelajaran bertujuan buat mengumpulkan liputan yg sebagai landasan pada mengukur taraf kemajuan, perkembangan, & pencapaian belajar peserta didik, dan keefektifan pendidik pada mengajar. Pengukuran & evaluasi sebagai aktivitas primer pada penilaian pembelajaran. Melalui evaluasi pembelajaran,  komponen pembelajaran dapat diketahui tujuan dan keefektifannya. Komponen tersebut antara lain meliputi sistem pembelajaran, strategi pembelajaran, dan kurikulum. Selain itu, penilaian pembelajaran bertujuan untuk mengetahui dan meningkatkan efektifitas pembelajaran, membantu siswa dalam belajar, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahannya, serta menyediakan data yang dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan  pembelajaran selanjutnya. 

            Evaluasi pembelajaran mempunyai fungsi yg sangat krusial pada kurikulum & proses pembelajaran. Fungsi primer menurut penilaian pembelajaran merupakan buat mengetahui sejauh mana kemajuan, perkembangan, dan keberhasilan siswa selesainya melaksanakan proses pembelajaran pada jangka ketika yg ditetapkan. Selanjutnya, output penilaian pembelajaran bisa difungsikan pada pemugaran cara belajar murid. Hal ini terwujud pada bentuk aktivitas remediasi atau pengayaan. Suatu forum pendidikan pula bisa merogoh keputusan tentang kelulusan atau ketidak-lulusan murid menggunakan pertimbangan menurut output penilaian pembelajaran

            Sistem evalusi itu bukan hanya mengacu kepada anak didik kita tetapi juga kepada sistem pembelajaran tersebut. Dari materi kemudia pemahaman peserta didik baik itu secara individu ataupun perkelas, dari metode pemebelajaran kita ke peserta didik apakah itu cocok atau tidak. Jika kita memiliki evalusi untuk peserta didik bisa kita bicarakan kepada wali peserta didik tersebut seperti orangtua guna untuk mendukung pencapaian target pembelajaran. Dan jika evaluasi tersebut terkait metode pembelajaran  bisa kita bicarakan kepada seluruh guru di sekolah ketika ada rapat mungkin, metode apa yang cocok untuk peserta didik yang mungkin ada salah satu berkubutuhan khusus. Dan evaluasi bisa jadi kembali ke pada guru tersebut, diantara guru baik dalam pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas seperti evalusi penanggung jawab. Jadi setiap guru di sekolah pasti selain mengajar di kelas guru tersebut memegang suatu bagian atau seksi-seksi lain. Dan itu berpengaruh kedalam keprofesional guru dalam ngjara-mengajar dan harus seimbang, dan semua itu sebelumnya pasti dipertimbangkan dan jika dalam pelaksanaan ada sebuah kendala pasti dengan cepat mengambil evalusi untuk kedepannya agar lebih professional lagi dalam ngajar-mengajar ataupun kinerja guru. Dengan evaluasi kita bisa memberikan pembelajaran yang lebih kepada peserta didik dan tidak lebih menoton karena dalam setiap minggu ataupun pertemuan kita berevaluasi. Dan kita juga bisa mengambil evaluasi orang lain untuk evaluasi kita sendiri dan dari sinilah evaluasi itu berfungsi dengan Bersama-sama merubah untuk prncapain tujuan Bersama.

Prinsip evaluasi 

 Pasal 5 Permendikbud No.23 Tahun 2016 tentang Kriteria Evaluasi Pendidikan, menjelaskan bahwa prinsip evaluasi atau evaluasi hasil belajar  adalah sebagai berikut: 

·         Sahih artinya penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kapasitas yang terukur.

·          Obyektif artinya penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas yang tidak dipengaruhi oleh subjektifitas evaluator.

·          Sesuai artinya penilaian tidak menguntungkan atau merugikan siswa karena  perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat, sosial ekonomi, atau gender. Ini terintegrasi. Singkatnya, evaluasi merupakan bagian integral dari kegiatan pembelajaran. 

·         Terbuka berarti mampu menginformasikan pemangku kepentingan tentang prosedur evaluasi, kriteria evaluasi, dan alasan pengambilan keputusan.


Komentar